Selasa, 16 November 2010

Fungsi & Pengertian Amperemeter, Voltmeter, Ohmmeter Alat Ukur Listrik - Ilmu Fisika (Fisika Dasar 1)

Seorang teknisi elektronik biasanya memiliki alat pengukur wajib yang mereka gunakan untuk berbagai keperluan teknis yaitu avometer yang merupakan gabungan dari fungsi alat ukur amperemeter untuk mengukur ampere (kuat arus listrik), voltmeter untuk mengukur volt (besar tegangan listrik) dan ohmmeter untuk mengukur ohm (hambatan listrik).

Mari kita lihat arti definisi dan fungsi masing-masing alat :
A. Amperemeter / Ampere Meter
Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik. Umumnya alat ini dipakai oleh teknisi elektronik dalam alat multi tester listrik yang disebut avometer gabungan dari fungsi amperemeter, voltmeter dan ohmmeter.
Amper meter dapat dibuat atas susunan mikroamperemeter dan shunt yang berfungsi untuk deteksi arus pada rangkaian baik arus yang kecil, sedangkan untuk arus yang besar ditambhan dengan hambatan shunt.
Amperemeter bekerja sesuai dengan gaya lorentz gaya magnetis. Arus yang mengalir pada kumparan yang selimuti medan magnet akan menimbulkan gaya lorentz yang dapat menggerakkan jarum amperemeter. Semakin besar arus yang mengalir maka semakin besar pula simpangannya.
B. Voltmeter / Volt Meter
Voltmeter adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengukur tegangan listrik. Dengan ditambah alat multiplier akan dapat meningkatkan kemampuan pengukuran alat voltmeter berkali-kali lipat.
Gaya magnetik akan timbul dari interaksi antar medan magnet dan kuat arus. Gaya magnetic tersebut akan mampu membuat jarum alat pengukur voltmeter bergerak saat ada arus listrik. Semakin besar arus listrik yang mengelir maka semakin besar penyimpangan jarum yang terjadi.
C. Ohmmeter / Ohm Meter
Ohm meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur hambatan listrik yang merupakan suatu daya yang mampu menahan aliran listrik pada konduktor. Alat tersebut menggunakan galvanometer untuk melihat besarnya arus listrik yang kemudian dikalibrasi ke satuan ohm.

http://organisasi.org/fungsi-pengertian-amperemeter-voltmeter-ohmmeter-alat-ukur-listrik-ilmu-fisika

Tetapan Dalam Ilmu Fisika (Fisika dasar 1)

Perhatian :
simbol atau lambang ^ berarti pangkat untuk angka di belakangnya. Misal m^2 berarti meter persegi atau meter pangkat 2.

1. Tetapan Gravitasi dengan simbol atau lambang G
= 6,67 x 10^-11 newton.kg^2.kg^2
2. Percepatan gravitasi dengan simbol atau lambang g
= 9,80 m/detik^2
3. Tetapan gas ideal dengan simbol atau lambang R
= 8316,96 joule.kg.mol.K
4. Tetapan boltzmann dengan simbol atau lambang k
= 1,38142 x 10^-23 joule.K
5. Tetapan stefan boltzmann
= 5,6687 x 10^-8 joule.m^2.det.K^4
6. Volume normal gas ideal dengan simbol atau lambang Vo
= 22,4 m^3/kg.mol

http://organisasi.org/tetapan_dalam_ilmu_fisika

Besaran Pokok, Tambahan dan Turunan Dalam Sistem Internasional / SI - Fisika (Fisika Dasar 1)


Sistem Internasional adalah sistem yang dikembangkan dari sistem besaran metrik yang diresmikan di perancis tahun 1960. Besaran pokok memiliki dimensi sedangkan besaran tambahan tidak memiliki dimensi.

A. Tujuh (7) besaran pokok sesuai Sistim Internasional / SI adalah :
1. Besaran pokok panjang satuannya meter dengan lambang m
2. Besaran pokok suhu satuannya kelvin dengan lambang K
3. Besaran pokok waktu satuannya detik/sekon dengan lambang a
4. Besaran pokok arus listrik panjang satuannya ampere dengan lambang A
5. Besaran pokok massa satuannya kilogram dengan lambang kg
6. Besaran pokok intensitas cahaya satuannya candela/kandela dengan lambang cd
7. Besaran pokok jumlah zat satuannya mole dengan lambang mol

B. Dua (2) besaran tambahan sesuai Sistem Internasional / SI yaitu :
1. Besaran tambahan sudut datar satuan radian dengan lambang rad
2. Besaran tambahan sudut ruang satuan steradian dengan lambang sr

Besaran Turunan adalah besaran yang terbentuk dari satu atau lebih besaran pokok yang ada. Besaran adalah segala sesuatu yang memiliki nilai dan dapat dinyatakan dengan angka.
Misalnya adalah luas yang merupakan hasil turunan satuan panjang dengan satuan meter persegi atau m pangkat 2 (m^2). Luas didapat dari mengalikan panjang dengan panjang.

Berikut ini adalah berbagai contoh besaran turunan sesuai dengan sistem internasional / SI yang diturunkan dari sistem MKS (meter - kilogram - sekon/second) :
- Besaran turunan energi satuannya joule dengan lambang J
- Besaran turunan gaya satuannya newton dengan lambang N
- Besaran turunan daya satuannya watt dengan lambang W
- Besaran turunan tekanan satuannya pascal dengan lambang Pa
- Besaran turunan frekuensi satuannya Hertz dengan lambang Hz
- Besaran turunan muatan listrik satuannya coulomb dengan lambang C
- Besaran turunan beda potensial satuannya volt dengan lambang V
- Besaran turunan hambatan listrik satuannya ohm dengan lambang ohm
- Besaran turunan kapasitas kapasitor satuannya farad dengan lambang F
- Besaran turunan fluks magnet satuannya tesla dengan lambang T
- Besaran turunan induktansi satuannya henry dengan lambang H
- Besaran turunan fluks cahaya satuannya lumen dengan lambang ln
- Besaran turunan kuat penerangan satuannya lux dengan lambang lx

Pengertian Gerak serta Macam2 gerak (Fisika Dasar 1)

A. Arti / Definsi / Pengertian Gerak
Gerak adalah suatu perubahan tempat kedudukan pada suatu benda dari titik keseimbangan awal. Sebuah benda dikatakan bergerak jika benda itu berpindah kedudukan terhadap benda lainnya baik perubahan kedudukan yang menjauhi maupun yang mendekati.

B. Jenis / Macam-Macam Gerak
1. Gerak Semu atau Relatif
Gerak semu adalah gerak yang sifatnya seolah-olah bergerak atau tidak sebenarnya (ilusi).
Contoh :
- Benda-benda yang ada diluar mobil kita seolah bergerak padahal kendaraanlah yang bergerak.
- Bumi berputar pada porosnya terhadap matahari, namun sekonyong-konyong kita melihat matahari bergerak dari timur ke barat.
2. Gerak Ganda
Gerak ganda adalah gerak yang terjadi secara bersamaan terhadap benda-benda yang ada di sekitarnya.
Contoh :
Seorang bocah kecil yang kurus dan dekil melempar puntung rokok dari atas kereta rangkaia listrik saat berjalan di atap krl tersebut. Maka terjadi gerak puntung rokok terhadap tiga (3) benda di sekitarnya, yaitu :
- Gerak terhadap kereta krl
- Gerak terhadap bocah kecil yang kurus dan dekil
- Gerak terhadap tanah / bumi
3. Gerak Lurus
Gerak lurus adalah gerak pada suatu benda melalui lintasan garis lurus. Contohnya seperti gerak rotasi bumi, gerak jatuh buah apel, dan lain sebagainya. Gerak lurus dapat kita bagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
a. Gerak lurus beraturan (GLB)
Gerak lurus beraturan adalah gerak suatu benda yang lurus beraturan dengan kecepatan yang tetap dan stabil.
Misal :
- Kereta melaju dengan kecepatan yang sama di jalur rel yang lurus
- Mobil di jalan tol dengan kecepatan tetap stabil di dalam perjalanannya.
b. Gerak lurus berubah beraturan (GLBB)
Gerak lurus berubah beraturan adalah gerak suatu benda yang tidak beraturan dengan kecepatan yang berubah-ubah dari waktu ke waktu.
Misalnya :
- Gerak jatuhnya tetesan air hujan dari atap ke lantai
- Mobil yang bergerak di jalan lurus mulai dari berhenti

http://organisasi.org/pengertian_gerak_serta_macam_jenis_gerak_semu_relatif_ganda_dan_lurus_belajar_online_internet_gratis_ilmu_science_fisika

TuGaS Teori Organisasi Umum 1 (b)

Ciri - Ciri, Unsur dan Teori Organisasi

Agar kita dapat mengenali tentang organisasi maka kita harus tau dulu ciri-ciri organisasinya,
Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah , sbb :
  • Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
  • Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
  • Adanya tujuan
  • Adanya sasaran
  • Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
  • Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas.

Unsur - Unsur Organisasi

Secara sederhana organisasi memiliki tiga unsur, yaitu ada orang, ada kerjasama, dan ada tujuan bersama. Tiga unsur organisasi itu tidak berdiri sendiri-sendiri, akan tetapi saling kait atau saling berhubungan sehingga merupakan suatu kesatuan yang utuh. Adapun unsur-unsur organisasi secara terperinci adalah :
1. Man
Man (orang-orang), dalam kehidupan organisasi atau ketatalembagaan sering disebut dengan istilah pegawai atau personnel. Pegawai atau personnel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja (nonmanagement/workers). Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
2. Kerjasama
Kerjasama merupakan suatu perbuatan bantu-membantu akan suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
3. Tujuan Bersama
Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network), kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan.
4. Peralatan (Equipment)
Unsur yang keempat adalah peralatan atau equipment yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).
5. Lingkungan (Environment)
Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi. Termasuk dalam unsur lingkungan, antara lain :
a. Kondisi atau situasi yang secara langsung maupun secara tidak langsung berpengaruh terhadap daya gerak kehidupan organisasi, karena kondisi atau situasi akan selalu mengalami perubahan.
b Tempat atau lokasi, sangat erat hubungannya dengan masalah komunikasi dan transportasi yang harus dilakukan oleh organisasi.
c Wilayah operasi yang dijadikan sasaran kegiatan organisasi. Wilayah operasi dibedakan menjadi : a). Wilayah kegiatan, yang menyangkut jenis kegiatan atau macam kegiatan apa saja yang boleh dilakukan sesuai dengan tujuan organisasi b). Wilayah jangkauan, atau wilayah geografis atau wilayah teritorial, menyangkut wilayah atau daerah operasi organisasi. c). Wilayah personil, menyangkut semua pihak (orang-orang, badan-badan) yang mempunyai hubungan dan kepentingan dengan organisasi. d). Wilayah kewenangan atau kekuasaan, menyangkut semua urusan, persoalan, kewajiban, tugas, tanggung jawab dan kebijaksanaan yang harus dilakukan dalam batas-batas tertentu yang tidak boleh dilampaui sesuai dengan aturan main yang telah ditetapkan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
6. Kekayaan Alam
Yang termasuk dalam kekayaan alam ini misalnya keadaan iklim, udara, air, cuaca (geografi, hidrografi, geologi, klimatologi), flora dan fauna.
 
Teori organisasi


Teori organisasi adalah suatu konsefsi, pandangan, tinjauan, ajaran,  pendapat atau pendekatan tentang pemecahan masalah organisasi agar lebih berhasil dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

Ada banyak masalah yang dihadapi organisasi (kompleks) dan memerlukan pemecahan tersendiri sehingga muncul berbagai kajian untuk lebih memahami efektivitas organisasi.
Teori organisasi Muncul pada abad 19 dilatarbelakangi oleh Revolusi Inggris dan lahirnya perusahaan raksasa di Amerika  Serikat.

Evoluasi Teori Organisasi terdiri atas:

a. Teori  Organisasi Klasik

Teori organisasi klasik disebut juga, antara lain: teori organisasi spesialisasi, teori formalisma, teori struktur (the stucture theory of organization).  Muncul untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi.
1.  Teori tipe organisasi (Birokrasi) oleh Max Weber (Sosiolog Jerman);
Ciri Birokrasi modern (ideal):
1.      Adanya prinsif pembidangan tugas yang jelas (jurisdictional areas), umumnya diatur oleh hukum/peraturan-peraturan administrasi, yaitu:
  • adanya pembagian tugas yang jelas bagi apparatus birokrasi,
  • adanya pendelegasian wewenang,
  • setiap tugas yang dilaksanakan menuntut keahlian/keterampilan (spesialisasi).
2.      Adanya prinsif hierarki;
3.      Manajemen kantor modern didasarkan pada  dokumen tertulis/diarsipkan;
4.      Tugas dalam organisasi dilaksanakan  berdasarkan spesialisasi, dus diperlukan pendidikan dan latihan secara terus menerus;
5.      Menuntut pegawai bekerja dengan kapasitas penuh;
6.      Karena tindakan dalam manajemen harus didasari oleh perturan-peraturan/perundang-undangan, maka setiap apparatus birokrasi harus mempelajari perundang-undangan dan memahaminya.
Unsur Birokrasi Ideal:
1.      Hirarki,
2.      Kualitas Keahlian,
3.      Aspek-aspek keahlian,
4.      Kewenangan dan kekuasaan yang legal.
Fungsi Birokrasi Ideal:
1.      Spesialisasi,
2.      Struktur,
3.      Kemungkinan meramalkan dan kestabilan,
4.      Rasionalisasi, dan
5.      Bagian dari demokrasi.

2. Teori manajemen ilmiah (Scientific Manajement, 1911) oleh Fredrick Winslow Taylor (Amerika);
(Charles Babbage, On the economy of machinery and manufactures, 1832)
Prinsip:
1.      Pembagian Kerja Berdasarkan Keterampilan (waktu dan tenaga dapat dihemat bila prinsif pembagian kerja diterapkan dalam produksi),
2.      Mempelajari kebiasaan kerja pegawai dan menganalisisnya;
3.      Seleksi pegawai secara ilmiah;
4.      Kerjasama antara pengawas dan pegawai;
5.      Pembagian tanggung jawab antara manajemen dan pegawai secara wajar.
Manajemen ilmiah:
(berhubungan dengan manajemen inisiatif dan insentif)
1.      Penghematan dalam mendidik pekerja yang magang dalam satu perusahaan;
2.      Penghematan dalam pemakaian material belajar;
3.      Menghemat waktu dan menghindari perpindahan tempat kerja;
4.      Menghemat waktu dalam tukar menukar alat kerja;
5.      Keterampilan dalam mengerjakan pekerjaan dengan sistem berulang;
6.      Dalam pembagian tugas pekerjaan, disarankan mengganti pekerjaan tangan manusia dengan mesin;
Kesimpulan:

1.      Menerapkan “one best way” dalam melaksanakan pekerjaan;
2.      Menyeragamkan cara melakukan pekerjaan dengan mempelajari gerak dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan satu pekerjaan (time and motion studies);
3.      Melakukan seleksi pekerjaan sesuai dengan tugas khusus yang akan dilaksanakan dan pegawai dilatih secara efisien sebelum melaksanakan tugas;
4.      Upah/gaji dibayar berdasarkan potongan kerja yang telah diselesaikan (piece rate system) oleh seseorang dan bukan perkelompok kerja;
5.      Pegawai dirangsang untuk melampaui target yang telah ditentukan dengan cara memberikan bonus.
Scientific Management
1.      Memfokuskan unit analisisnya pada kegiatan pisik pekerjaan (hubungan pegawai dan pekerjaannya/manusia dan alat/mesin);
2.      Tujuan utamanya memperbaiki tugas pekerjaan rutin dan yang bersifat repetitive;
3.      Pendekatannya bersifat empiris, induktif dan melakukan penelitian terperinci terhadap pekerjaan untuk menentukan bagaimana yang paling efisien suatu pekerjaan harus dilakukan;
4.      Sasaran utama adalah organisasi tingkat bawah (operasional/bengkel kerja);
5.      Pandangannya bersifat mikro dan orientasinya botton up (dari tingkat bawah organisasi ke tingkat atas).
Efisiesi
1.      Tanpa tolok ukur;
2.      Dengan tolok ukur.
a.      Segi produktivitas (hasil/output)
b.      Segi penghematan (pengorbanan/input)
Tanpa tolok ukur
1.      segi produktivitas/hasil/output
dengan pengorbanan yang sama, hasil berbeda (hasil tinggi=efisien, hasil rendah=tidak efisien).
2.      segi penghematan/pengorbanan/input
dengan pengorbanan yang berbeda, memberikan hasil yang sama (kecil pengorbanan=efisien, besar pengorbanan=tidak efisien).
Dengan tolok ukur
1.      segi hasil/output/produktivitas
perbandingan antara hasil minimum yang ditetapkan dengan hasil ril yang dicapai (efisien=hasil ril>hasil minimal ditetapkan; normal=hasil ril=hasil minimal ditetapkan; tidak efisien=hasil ril<hasil yang ditetapkan).
2.      segi pengorbanan/input/penghematan
perbandingan antara pengorbanan maksimal yang ditetapkan dengan pengorbanan ril (efisien=pengorbanan ril<pengorbanan maksimal ditetapkan; normal=pengorbanan ril=pengorbanan maksimal ditetapkan; tidak efisien=pengorbanan ril>pengorbanan maksimal ditetapkan).
3.     Teori administrative (prinsif-prinsif organisasi)  oleh Henry Fayol (Prancis)  (Henry Fayol, D.S. Pugh, 1971).
Ada 10 Prinsif organisasi
1.      Penetapan tujuan yang jelas;
2.      Kesatuan perintah (the principle of unity of command);
3.      Keseimbangan;
4.      Pendistribusian pekerjaan (the principle of distribution of work);
5.      Rentang pengawasan (the principle of span of control);
6.      Prinsip pelimpahan wewenang (the principle of delegation of authority);
7.      Prinsip departementasi (the principle of departementation);
8.      Prinsip penempatan pegawai yang tepat (the principle of the right man in the right place);
9.      Prinsip koordinasi (the principle of coordination);
10.       Prinsip pemberian balas jasa yang memuaskan.
Prinsif-prinsif Organisasi dan Manajemen:
1.      Pembagian tugas/pekerjaan (spesialisasi);
2.      Kewenangan dan tanggung jawab;
3.      Disiplin;
4.      Kesatuan komando;
5.      Kesatuan arah;
6.      Kepentingan pribadi tunduk kepada kepentingan umum organisasi;
7.      Imbalan jasa;
8.      Sentralisasi;
9.      Rantai skala;
10.       Ketertiban (the right man in the right place on the right time);
11.       Kewajaran;
12.       Kestabilan organisasi;
13.       Inisiatif;
14.       Kebanggaan kesatuan (I’espirit de corps).

Prinsif Organisasi Fayol:
1.      Pembagian tugas pekerjaan;
2.      Kesatuan pengarahan;
3.      Sentralisasi;
4.      Mata rantai, tingkat jenjang organisasi;
Prinsif Organisasi Max Waber:
1.      Keahlian
Semua kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi, harus didasarkan keahlian, sehingga mampu menjalankan tugas dengan baik;
2.      Berdasarkan kebijaksanaan, peraturan, dan prosedur
Pelaksanaan tugas pekerjaan harus sesuai dengan kebijaksanaan, peraturan dan prosedurnya;
3.      Jenjang hirarki
Setiap pelaksanaan tugas pekerjaan harus dapat dipertanggung jawabkan kepada atasan melalui mata rantai tingkat unit dalam organisasi;
4.      Formalitas
Semua keputusan harus diambil secara formal dan tidak ada pertimbangan yang bersifat pribadi;
5.      Meritokrasi system
Hal-hal yang menyangkut bidang kepegawaian harus didasarkan pada sistem kecakapan (maritokrasi system).
Kesimpulan:
1.      Formulation of the objectives (perumusan tujuan-jelas, dimengerti, dipahami, dan diterima);
2.      Devision of work (pembagian tugas pekerjaan)/distribution of work (pembagian tugas)/homogenetise assignment (pembagian kerja)/devisionisasi (departementasi);
3.      Delegation of authority and responsibility (pelimpahan wewenang dan tanggung jawab-seimbang);
4.      Level of herarchy (banyaknya tingkat hierarkis)/span of control (rentang pengawasan);
5.      Unity of direction (kesatuan arah)/unity of command (kesatuan perintah);
6.      Understanding by the individual of his own task and the task of the whole (memahami akan tugas masing-masing dan kaitan tugas secara keseluruhan)/the right man in the right place on the right time (penempatan orang sesuai keahlian dan waktu);
7.      Struktur organisasi sederhana dengan pola dasar relatif permanen;
8.      Security of tenure (jaminan jabatan);
9.      Balas jasa setimpal dengan jasa yang diberikan;
10.       Koordinasi.
Hubungan Antara Pemikiran-Pemikiran Teori klasik
Erat sekali, pada beberapa asfek keduanya adalah identik (persamaan teori birokrasi dan teori administrative):
1.      Bersifat deduktif, menjelaskan secara luas dan melihat organisasi secara normatip,
2.      Sebagai satu kesatuan yang lahir secara abstrak sebagai suatu konsep mental,
3.      Mendukung organisasi formal yang mengambil untung dari spesialisasi  (suatu ciri dasar organisasi formal),
4.      Menekankan segi objektif, rasionalitas, kepastian, hierarki, dan profesional serta menghasilkan organisasi formal dengan karakteristik sama;
5.      Memfokuskan pada struktur organisasi dan manusia (dimulai dari tingkat atas, pandangan bersifat makro dan berorientasi top down).
Perbedaan Birokrasi & Teori Administratif
Birokrasi Teori Administratif
1.            menekankan pada apa yang harus dilakukan organisasi; 1. menekankan pada bagai- mana memperoleh orga-
nisasi formal;
2.        memfokuskan pada organisasi 2. memfokuskan pada mana- jemen.
B. TEORI ORGANISASI DAN MANAJEMEN NEO KLASIK
(Hugo Munstenberg, Chester I. Barnard, Argyris, Elton Mayo dkk)
Pendekatan:
Teoritis dan Empiris.
Human relations movement (pendekatan hubungan kemanusiaan), setiap orang berbeda, mempunyai keunikan tersendiri sesuai dengan keadaan, sikap, kepercayaan dan motivasi hidup masing-masing.
Dalam bekerja, manusia tidak mungkin terlepas dari keunikan, tetapi akan mempengaruhi tindakan dan cara berfikir.
Faktor yang mendekatkan orang satu sama lain adalah faktor kesamaan (daerah, kegemaran, profesi, kepercayaan dan ideologi).
Keakraban hubungan akan terwujud dalam bentuk organisasi informal yang selalu membayangi organisasi formal.
Dus seorang pemimpin harus menyadari dan memperhitungkan kehadiran organisasi informal dalam menganalisis masalah organisasi formal.
Elemen-Elemen
1.      Indidvidu,
2.      Kelompok kerja (organisasi informal),
3.      Manajemen partisipatif,
Tujuan Dilaksanakan Human Relations
1.       Kepuasan psikologis pegawai;
2.       Moral tinggi;
3.       Disiplin tinggi;
4.       Loyalitas tinggi;
5.       Motivasi tinggi.
C. TEORI MODERN
(dikembangkan tahun 1950-an)
Suatu organisasi merupakan suatu proses yang tersusun para individu saling mempengaruhi untuk berbagai tujuan.
Karakteristik Teori Modern:
1.      Kadang-kadang disebut analisis sistem organisasi,
2.      Mempertimbangkan semua elemen, organisasi,
3.      Memandang organisasi sebagai suatu sistem,
4.      Penyesuaian diri agar organisasi itu dapat bertahan lama dalam hidupnya, harus disesuaikan dengan perubahan lingkungannya,
5.      Organisasi dan lingkungannya harus dilihat sebagai sesuatu yang saling ketergantungan.  Multidisiplin.
Kontributor Teori Modern:
1.      Alfred Korzybski, 1993, General Sementics (manusia hidup dalam tiga dunia yang berbeda, yaitu dunia peristiwa, dunia objek dan dunia simbol, menitik beratkan masalah bahasa dan komunikasi, topik: ringkasan, penyimpulan, kekakuan bahasa, lingkungan komunikasi, sifat kata-kata, dan pentingnya tanggapan),
2.      Mary Parker Follet, 1920-an (keseimbangan antara perhatian individu dan organisasi; mengerjakan sesuatu sebagai jalan keluar dalam suatu semangat kerja sama; kesadaran cita-cita sehingga setiap orang adalah bagian dari suatu kelompok; dan masyarakat; dorongan individu diterima tanpa mengorbankan kepentingan organisasi),
3.      Chester I. Barnard, 1938 (organisasi sebagai suatu sistem sosial yang dinamis; individu, organisasi, penyalur, dan konsumen merupakan bagian dari lingkungan organisasi; aspek organisasi formal dan informal),
4.      Norbert Wiener, 1948 (menemukan sibernetika=orang=pengemudi, pengendalian sistem pada pengaruh arus balik informasi; menunjang perkembangan komputer eletronik, penggunaan komputer dalam proses pengawasan, suatu sistem terdiri atas input, proses, output, arus balik, dan lingkungan),
5.      Ludwig Von Bertalanffy, (organisasi sebagai masalah yang utama bagi seluruh kehidupan; kedinamikan, sistem, interaksional multidimensional, multi level; suatu sistem dilihat sebagai suatu kumpulan dari bagian-bagian yang saling berhubungan; suatu organisasi dalam pandangan yang modern merupakan suatu sistem).
Sifat Teori Medern:
1.      Memandang suatu organisasi sebagai suatu sistem yang terdiri atas lima bagian pokok, yaitu: input, proses, output, arus balik, dan lingkungan,
2.      Kedinamisan,
3.      Multi Level dan Multi Dimensional,
4.      Multi Motivasi,
5.      Multi Disipliner,
6.      Despkriptif,
7.      Multi Variabel,
8.      Adaptif.
E.     TEORI ORGANISASI DAN MANAJEMEN
JEPANG DAN TEORI Z
(Richard T.Pascall dan William Cuchi)
Kombinasi antara gaya manajemen Jepang (nilai-nilai kerjasama kelompok, kepercayaan dan perasaan tanggung jawab bersama) dengan gaya manajemen Amerika (pendekatan secara struktural/formal organisasi).
Manajemen Amerika
1.      Sistem kerja jangka pendek;
2.      Evaluasi dan promosi cepat;
3.      Sistem bonus dan upah berdasarkan produktivitas;
4.      Karier berdasarkan spesialisasi;
5.      Mekanisme pengawasan: hierarki;
6.      Pengambilan kepusan oleh pimpinan;
7.      Tanggung jawab individual
Ciri-Ciri Manajemen Jepang:
1.      Sistem kerja seumur hidup;
2.      Evaluasi dan promosi lama;
3.      Sistem bonus dan kemudahan kerja;
4.      Karier tidak berdasarkan spesialisasi;
5.      Mekanisme pengawasan oleh anggota kelompok;
6.      Proses pengambilan keputusan: ringi (dari tingkat bawah);
7.      Tanggung jawab kelompok dalam manajemen;
8.      Keterlibatan seluruh orang (konsumen, suplayer, orang tua pegawai).
Keunggulan Tipe Z:
1.      Jangka waktu kerja lama;
2.      Sistem evaluasi dan promosi lambat;
3.      Pengambilan keputusan: consensus dan partisipasi;
4.      Tanggaung jawab: masing-masing orang;
5.      Sifat keseluruhan (orang dihargai sebagai manusia);
6.      Egalitarianisme (persamaan hak);
Langkah-Langkah Perubahan dari Tipe A ke Tipe Z:
1.      Memahami teori z;
2.      Mengevaluasi filosofi organisasi;
3.      Melibatkan diri dalam kepemimpinan organisasi;
4.      Melaksanakan filsafat organisasi dengan menciptakan struktur yang lebih fleksibel dan intensif;
5.      Mengembangkan keterampilan antara individu-individu;
6.      Mengevaluasi diri dan sistem;
7.      Melibatkan serikat pekerja;
8.      Menciptakan stabilitas kerja;
9.      Sistem kerja dengan evaluasi dan promosi lambat;
10.       Mengembangkan jalan karier;
11.       Perubahan dimulai dari tingkat atas;
12.       Menciptakan bidang-bidang untuk berprestasi;
13.       Mengembangkan hubungan menyeluruh.

TuGaS Teori Organisasi Umum 1 (a)

Arti Pentingnya Organisasi dan metode

1. Pengertian Organisasi
Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material,mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.

Beberapa Pengertian organisasi menurut para ahli:
  • Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
  • James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
  • Chester I.Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
  • Stephen P.Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
  • Paul Preston dan Thomas Zimmerer mengatakan bahwa organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.(Organization is a collection people, arranged into groups, working together to achieve some common objectives).
  • Drs. Malayu S.P Hasibuan mengatakan organisasi adalah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.”
  • Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro mengatakan organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.
pada prinsipnya setiap organisasi harus memiliki tiga unsur dasar, yaitu :
a. Orang-orang (sekumpulan orang),
b. Kerjasama,
c. Tujuan yang ingin dicapai,

2. Manajemen dan Organisasi 
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal, beberapa pengertian manajemen menurut para ahli:
  • Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Prinsip - Prinsip manajemen
Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu dipertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah. Menurut Henry Fayol, seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis, prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari:
  1. Pembagian kerja (Division of work)
  2. Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility)
  3. Disiplin (Discipline)
  4. Kesatuan perintah (Unity of command)
  5. Kesatuan pengarahan (Unity of direction)
  6. Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri
  7. Penggajian pegawai
  8. Pemusatan (Centralization)
  9. Hirarki (tingkatan)
  10. Ketertiban (Order)
  11. Keadilan dan kejujuran
  12. Stabilitas kondisi karyawan
  13. Prakarsa (Inisiative)
  14. Semangat kesatuan, semangat korps
 Adapun perbedaan organisasi dengan manajemen adalah organisasi sebagai alat atau wadah untuk mencapai tujuan, dan orang-orang yang didalam organisasi yang melakukan pengawasan, perencanaan, pengendalian dan kepemimpinan untuk mencapai tujuan disebut manajemen.

Dengan kata lain, manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran organisasi yang sudah ditetapkan.


3. Manajemen dan Tata Kerja
Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.

Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :
a) Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
b) Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
c) Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.

Hubungan antara manajemen dan tata kerja:
Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan
sedangkan
Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

4. manajemen, Organisasi dan Tata kerja
Eratnya hubungan  timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut :
a) Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia.
b) Organisasi : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerjasama.
c) Tata kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
Karena suatu organisasi tanpa adanya suatu  manejemen tidak dapat berjalan dengan baik, dan juga bila tidak ada penataan kerja yang tidak baik ataupun tidak ada yang menata, mengaturnya tidak akan berjalan dengan baik. Maka dari itu kegiatan dan kerjasama harus saling menghimpun di dalam organisasi tersebut.

Rabu, 10 November 2010

Sistem Manajemen Dokumen Elektronik


Sistem Manajemen Dokumen Elektronik merupakan sistem aplikasi pengelolaan dokumen berupa kertas, microfilm, dll yang sudah dialih-mediakan menjadi format digital maupun file tipe doc, ppt, xls., 3gp,  dwg., dll yang sudah di upload ke dalam software DMS tertentu.

Dokumen yang sudah di upload tersebut kemudian  dapat diakses, dicari dan ditampilkan oleh pengguna dokumen melalui sistem manajemen dokumen elektronik ini. Dengan menggunakan metode pencarian terpadu yang sesuai dengan jenis dokumen, pengguna dapat secara mudah menampilkan dokumen yang dituju walaupun secara fisik dokumen atau arsip tersebut berada pada tempat lain.

Penerapan
Sistem Manajemen Dokumen Elektronik ini, dapat diharapkan :
  1. Terciptanya pengelolaan dokumen yang lebih baik. 
  2. Adanya penyimpanan salinan fisik dokumen ke dalam media elektronik.
  3. Menjaga keamanan dari informasi yang terkandung dalam dokumen dari bahaya  yang tidak diinginkan seperti kebakaran, banjir, kehilangan dokumen dan lain sebagainya. 
  4. Sebagai sarana untuk mempercepat proses pencarian dokumen yang dilakukan secara elektronik. 
  5. Mempercepat penemuan fisik dokumen dengan menentukan / memasukan informasi lokasi penyimpanan dokumen [dapat dikembangkan dengan menggunakan barcode].
  6. Dokumen fisik akan terjaga kelestariannya karena penggunaannya semakin jarang digunakan. 
  7. Sistem selanjutnya dapat dikembangkan dengan pemanfaatan dan pengelolaan dokumen dengan akses melalui Internet serta dapat menjadi manajemen peminjaman arsip.

Pembangunan dan pengembangan sistem pelayanan dokumen dengan menggunakan sistem manajemen dokumen elektronik secara terpadu, dapat dimulai dengan menyiapkan  beberapa perangkat keras, jaringan koneksi lokal dan memahami cara pengelolaan manual dokumen fisik yang selama ini dilakukan.
 
Usulannya secara garis besar dapat dibagi menjadi beberapa tahapan kerja yaitu:
  1. Pengadaan dan instalasi perangkat keras pendukung usulan solusi berupa server, PC, scanner, hub dll. apabila belum tersedia.
  2. Pembangunan dan implementasi aplikasi Sistem Manajemen Dokumen Elektronik.
  3. Pembangunan koneksi jaringan lokal untuk mendukung usulan solusi apabila belum tersedia.

karakteristik sistem manajemen dokumen elektronik ini adalah sebagai berikut :
Capture
Capture merupakan hal penting bagi catatan/kertas dan dokumen elektronik untuk pengarsipan, retrieval dan distribusi sebagai solusi dokumen manajemen. Document imaging dan platform management menyediakan dasar scanning, batch proses dan import dokumen elektronik. Kemajuan yang utama dalam teknologi scan membuat dokumen dikonversi secara cepat, murah dan gampang. Proses scan yang baik akan meletakkan kertas file ke komputer dengan mudah.
Storage
Sistem penyimpanan dokumen yang dapat dilakukan dalam jangka waktu panjang dan relatif aman serta penyimpanan dokumen yang mengakomodasi perubahan dokumen, volume yang bertambah dan mempercepat  teknologi.
Index
Sistem index yang menciptakan suatu sistem pengarsipan secara terorganisir yang dapat ditampilkan kembali secara efisien dan mudah. Suatu sistem index yang baik akan membuat prosedur yang berjalan dan lebih efektif.
Retrieval
Sistem perolehan kembali menggunkan informasi dokumen yg mencakup teks, index dan gambar ke dalam sistem. Suatu sistem perolehan kembali yang baik akan membuat pencarian dokumen dengan cepat dan mudah.
Access
Suatu sistem akses yang baik akan membuat hak akses secara personal apakah berada dikantor atau dapat melalui internet serta flesibiltas untuk mengendalikan akses sistem.

Proses Kerja sistem manajemen dokumen elektronik ini nantinya dilakukan sendiri oleh pihak yang terkait. Prosesnya adalah sebagai berikut:
  1. dokumen di-scan satu per satu sesuai dengan scanner yg digunakan feedback atau auto feeder. 
  2.  Index dapat dipakai fasilitas OCR yang ada contoh: No. index field , Nama customer, no rekening dll. Dapat pula digunakan secara manual dengan menggunakan template index 
  3. Proses selanjutnya adalah memasukkan dokumen tersebut ke dalam software  DMS ; yang sesuai dengan aturan Folder maupun Sub Foldernya. 
  4. Untuk melakukan pencarian dokumen dari tempat yang berbeda, software DMS tersebut dapat dihubungkan dengan LAN / Network. 
  5. Selanjutnya klien/user dapat mengakses aplikasi tersebut untuk melihat dokumen yang diinginkan.
Beberapa keuntungan dari Sistem Manajemen Dokumen Elektronik adalah sebagai berikut:
  1. Mempunyai tingkat kecepatan pencarian dokumen yang tinggi karena sistem ini bersifat elektronik, maka kemampuan pengelolaan dan pelayanan dokumen dipastikan dapat lebih cepat daripada jika dilakukan secara manual. 
  2. Tingkat ketepatan yang tinggi. Dengan menggunakan Sistem Manajemen Dokumen Elektronik, pengelolaan dokumen dapat diidentifikasikan secara tepat karena menggunakan sistem indeks, pencatatan tempat penyimpanan secara fisik dan mempunyai dokumen bayangan dalam bentuk CD-ROM.
  3. Mendukung pengelolaan dokumen dalam berbagai jenis format. Selain dokumen arsip yang berbentuk tekstual (kertas dll), Sistem Manajemen Dokumen Elektronik dapat juga mengelola dokumen dalam bentuk audio, video maupun berbagai jenis gambar seperti photo, poster, peta dan lain sebagainya.
  4. Tingkat keamanan yang tinggi. Terproteksi dengan adanya kata kunci [password] dan Mempunyai salinan data [backup] yang disimpan dalam lokasi atau media berbeda.
  5. Pengembangan ke depan. Dapat di akses dengan intranet maupun internet, Dapat di integrasi dengan sistem manajemen dokumen elektronik lainnya, dan Database aplikasi dapat dikolaborasikan dengan bentuk database lainnya seperti Ms SqL, Oracle, MSDE dan lain sebagainya. 
Sistem manajemen dokumen elektronik ini dapat membantu agar penyimpanan dokumen disimpan dalam media CD-R, DVD serta media yang lainnya, sangat baik untuk mengatur dokumen dalam jumlah besar, dan dapat memudahkan untuk melakukan indeks, penyimpanan, pencarian, penampilan di layar, mencetak dan mengirimkan melalui email bahkan memiliki workflow untuk semua dokumennya.

Sistem Manajemen Dokumen Elektronik  memudahkan dalam pengarsipan, pencarian, dan pendistribusian dokumen. Selain dapat menghemat tempat penyimpanan dokumen, dalam pencarian dokumen akan jauh lebih akurat dan lebih cepat sehingga memudahkan pengguna  dalam mencari dokumen sehingga dapat meningkatkan pelayanan lebih efektif dan efisien.
 
http://sistemmanajemendokumenelektronik.blogspot.com/

Jumat, 08 Oktober 2010

aKu Tak sangguP utk mempertahankan lg, menunggu lg,,AKU MenYeRah..and i say goodbye....

Harusnya dari dulu aku katakan tidak
tidak terhadap segalanya
tidak terhadap dusta yang kutahu ada
tapi aku tak bisa, aku tak tega melihatmu hancur atau bahkan tersakiti sedikitpun

Aku ingat saat pertama kali kau ucap cinta,
kau bilang kita akan jalani apa adanya,,
kau bilang ku kan jadi yang terakhir bagimu,,
hingga ku putuskan untuk mencintaimu selamanya
walau akhirnya kau meninggalkan ku tanpa alasan yg tak jelas
kini,,setelah ku bisa menerima kepergianmu
kenapa kau datang lagi? kenapa kau menampakkan dirimu lagi??
ingin menunjukkan bahwa kau telah menghapus semua kenangan kita?
ingin melihat ku menangis lagi?
ingin melihat kesedihan yang dulu pernah kau tinggalkan direlung hatiku?
sambil menyunggingkan senyum kepuasan di wajah mu??
dulu aku nyakin kau lelaki baik, mungkin itulah yang membuatmu lebih dimataku dibanding lelaki lain
dulu kau selalu ada disaat ku ingin cerita, dan itulah yang membuat ku memilih mu dan selalu menantimu
hanya kejujuran tentang cinta yang ku harapkan
agar ku punya keberanian untuk bertahan selalu untuk mu
namun kau telah hancurkan semua harapku



Lelah sudah jiwa ini menerima kau apa adanya
aku sudah berusaha untuk menerimamu apa adanya
mengerti apa yang kau ingin sejauh yang ku bisa
tapi aku gagal
tapi setidaknya aku sudah berusaha

tapi kau,
kau hanya bisa menuntut
hanya bisa menyalahkan
hanya bisa marah
hanya bisa menyakitkan ku sampai batas kemampuaanku menerimanya
mungkinkah kau sadar ku terlalu sakit untuk menerima sikapmu begitu?
kau lelaki yang ingin ku jadikan tempat mengadu dikala ku gundah dan sedih
malah menjadikanku gundah dan sedih
katakan apa sebenarnya maumu
benarkah cinta yang selama ini kau berikan padaku?
buat aku mengerti dengan ingin mu
agar ku bisa berusaha mencintaimu dengan cara lain yang lebih baik
aku akan selalu berusaha untukmu jika kau mau

 Kau telah menyia-nyiakan cinta yang seharusnya hangat dan menenyenangkan
cintaku pun ada batasnya
jika cintaku hanya membawa kepedihan bagiku yang tak pernah terbayangkan sebelumnya
aku tak akan menyesalinya
asalkan cintaku bisa membuatmu lebih baik
ku hanya bisa memberikan pengertian hampir tanpa batas
karena cinta sejati adalah pengertian dan penerimaan atas kekurangan belahan jiwanya
ku hanya bisa menberikan berjuta-juta maav sebelum kau meminta maav dan walaupun kau tak katakan maav telah melukai ku..ku takkan ingat salahmu
karna cintaku lebih besar dan lebih dalam dari yang kau kira

kau mencampurkan cinta dengan ego dan amarahmu
ku kira cintamu bisa meredam amarah mu
amarah yang tak pernah bisa ku redam dan ego yang ta bisa ku hapus darimu
kau membelenggu cinta dengan egois mu
egois yang merasa aku mencintaimu laantas seenaknya kau permainkan ku
Cinta bagiku adalah Kepercayaan yang Selalu Ku Jaga
aku hanya punya cinta yang tulus
namun jika itu tak cukup untuk membuatmu merasa cukup dan bahagia
lebih baik kau mencari wanita lain
maav untuk ketidak sempurnaan ku
aku pun tlah  lelah untuk menghadapi semua ini

Kau telah menghempaskan cinta ini berkeping-keping
menjadi potongan yang menyanyat luka hati
yang entah kapan bisa pulih
berulang kali kau hempaskan
berulang aku merekatnya dengan kesabaran dan cinta dan harapan
tetapi apa harapan yang sekarang kuharapkan dari lelaki sepertimu sekarang?
aku sudah berhenti berharap
kau memang tak bisa diharapkan
tidak tentang cinta
tidak tentang kesabaran
tidak tentang peneriamaan
tidak tentang masa depan


Aku masih menyanyangimu
aku nyakin kau tahu itu
mungkin karena itu kau merasa menang
merasa diatas angin
merasa bisa memperlakukanku seenakmu
karena kau pikir aku takut kehilanganmu
dulu aku memang sangat takut
takut sekali kehilanganmu
hanya kau seorang yang kuinginkan untuk mendapingi ku selamnya
ku tutup hati ini untuk cinta yang lain
karna ku nyakin hanya kau yang terbaik untukku
hingga ku putuskan untuk  menunggumu

kini ku tahu penantianku hanya kesia-siaan

apakah aku terlalu bodoh
karna telah menghabiskan waktu berhargaku untuk menunggu mu?
atau mungkin juga kau terlalu bodoh
terlalu buta sehingga tak bisa menghargai cintaku yang sebetulnya sangat sangat sederhana

kau telah ku berikan semuanya, semua cintaku hingga ku tak bisa mencintai yang lain
dan yang kau berikan padaku hanya air mata yang tak pernah kering ini
kau hanya ketidak jelasan dalam hidupku
yang bisa menghancurkan ku berkeping-keping
dan sangat menyakiti hati
kau takkan mungkin jadi nyata
dan sekarang ku berharap benar-benar tidak akan nyata
kau mungkin takkan mengejar kembali
sudah terlalu jauh aku melangkahkan kaki dalam babak ini
tak ada yang ku kerjakan sedikitpun selain kesia-siaan
dan cinta kita hanya menjadi masa lalu
yang mungkin tak ingin dikenang lagi
mungkin inilah waktunya ku harus menyerah
ku harus mengakui kekalahanku
mungki inilah waktunya ucapkan selamat tinggal untuk selamanya
untuk semua yang tak jelas dari mu

Pisang..Pisang...hmm...i like it

klu ditanya buah yang paling saya sukai jawabnya pisang duuuuuuuuuunk....hohoho...
soalnya pisang enak bgt..buka kulitnyapun g ribet..(hehehe..ketahuan klu saya pemalas n g suka ribet yah..)

ternyata pisang itu mengendung banyak vitamin looh..diantaranya: vitamin C, vitamin K, vitamin A, beta karoten, lutein, dan zeaxanthin, dan banyak vitamin B.
Menurut Heaner, pisang memiliki kandungan sekitar 100 kalori. Itu setengahnya dari minuman energi. Pisang memang memiliki lemak, namun hanya sedikit, dan merupakan jenis lemak yang baik. Tak hanya itu, pisang pun memiliki sedikit kandungan protein.

Diterangkan lebih lanjut ahli kesehatan MSN ini, pisang merupakan camilan yang mengandung karbohidrat, potasium, dan magnesium, yang bisa terhilang selama sesi latihan yang keras. Jadi, jika dimakan sebelum olahraga, Anda bisa mengembalikan energi dan elektrolit yang terhilang. Plus, setiap potong buah pisang, terdapat 3 gram serat. Ini akan membuat pisang menjadi makanan yang mengenyangkan.

Ternyata, dibandingkan buah-buahan lain, pisang memiliki gula buah yang lebih tinggi ketimbang buah lain, namun gula buah bukan gula yang sangat berbahaya atau membuat gemuk. Karena kalori dalam buah pisang tidak terlalu banyak, jumlah gula alami pada pisang tak perlu terlalu dipusingkan.

"Jika Anda mengkonsumsi sekitar 10 pisang, sekitar 1.000 kalori, Anda tentu bisa jadi gemuk karenanya. Namun, kemungkinan terbesar Anda tak akan kuat memakan 10 buah pisang sekaligus. 1-2 buah saja sudah cukup mengenyangkan. Namun, untuk makanan yang diproses, seperti burger, kentang goreng, milkshake, dan lainnya dengan mudah mengisi tubuh Anda dengan 1.500 kalori," jelas Heaner.

sumber Kompas.

Rahasia Kikis Lemak 20 Kg dalam 6 Bulan

JAKARTA, KOMPAS.com - Terkadang rasa percaya diri tidak serta merta membuat semua orang bisa nyaman dengan dirinya sendiri. Salah satunya yang terjadi pada Ellin Fitria. Pola makan yang buruk dan jarang berolahraga, membuat Ellin tidak memiliki berat yang ideal sejak SD.

Kondisi tubuhnya yang besar dan ejakan dari sekelilingnya, membuat Ellin tidak percaya diri. Pernah ada satu kejadian yang membuat wanita berjilbab ini sedih, ketika ikut ekstrakurikuler baris bebaris di sekolah, Ellin berhasil masuk ke pasukan inti, tapi tiba-tiba Ellin dikeluarkan oleh pelatihnya hanya karena alasan kondisi tubuhnya yang gemuk.

Kalau dibilang apakah pernah ada keinginan Ellin untuk menurunkan berat badan? Sangat ada. Karena hanya demi menyenangkan orang lain, Ellin berusaha keras mengurangi makannya untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Tapi, disitulah letak kesalahan Ellin.

Mengapa? Sebab jika kita melakukan segala sesuatu bukan untuk kebaikan diri kita sendiri, maka risiko untuk gagal akan lebih besar. Kita akan jauh merasa tersiksa dan membuat usahakan kita tidak bertahan lama. Dan semua ini baru, Ellin sadari ketika wanita berparas ayu ini mengikuti terapi hypnolangsing.

Ternyata cukup dengan 6 bulan menjalankan hypnolangsing, Ellin sudah mampu mengikis lemak di tubuhnya sebanyak 20 kg. Dalam hypnolangsing, ada 5 magic rules yang harus kita ikut, yaitu : Makan ketika lapar, makan apa yang diinginkan, makan dengan perlahan dan sadar, berhenti makan ketika netral, dan bergerak lebih banyak.

Dengan mematuhi 5 aturan di atas, Ellin mampu mengontrol mulutnya. Tidak lagi makan karena emosi. Makan secara perlahan dan merasakan tekstur makanan, akan mampu membuatnya bisa merasakan sinyal netral tubuh sendiri, bahwa jumlah makanan yang masuk sudah cukup untuk aktivitas selanjutnya, “Tak ada namanya pantangan. Cukup kenali sinyal lapar dan kenyang kita, serta makanlah secukupnya,” saran Ellin.

Untuk olahraga, tidak ada program wajib yang Ellin jalani. Yang terpenting, perbanyak bergerak dengan cara apa saja, seperti naik tangga, bermain, atau berjalan.

Setelah menjalani program hypnolangsing selama 2 tahun, kenaikan bobot tubuh sudah tidak ada lagi dalam kamus Ellin. Meskin dalam hitungan berat ideal Ellin harus berbobot 57 kg, bisa mempertahankan berat tubuhnya di angka 62 kg adalah sebuah prestasi tersendiri.

Tujuan utama dalam hypnolangsing bukanlah berapa banyak kilogram yang dibuang, melainkan terbentuknya pola hidup yang sehat, Jika pola sehat sudah terbentuk, maka bonus lain yang kita dapatkan adalah penurunan berat badan.

“Arahkan pikiran untuk jadi langsing dan lakukan ini untuk diri sendiri,” tutur Ellin memberikan mantra suksesnya. Sebenarnya, menurunkan berat badan itu tidak sulit asal kita tahu cara menikmati prosesnya. Jadi, carilah cara yang menyenangkan dan nikmatilah! (Lily Turangan/Astrid Anastasia)

by KOMPAS.com